Syaikh Zindani Peringatkan Adanya Skema "Penjajahan" terhadap Yaman

    Share
    avatar
    alif
    Administrator
    Administrator

    Posting : 12
    Poin : 24

    Syaikh Zindani Peringatkan Adanya Skema "Penjajahan" terhadap Yaman

    Post by alif on Sun 10 Jan 2010, 13:54

    Ulama Islam terkemuka Yaman - Syaikh Abdul Majid Al-Zindani memperingatkan adanya usaha penjajahan negara barat terhadap Yaman dengan menempatkan Yaman di bawah perwalian internasional.

    Syaikh Zindani, yang juga merupakan presiden pada Universitas Al-iman menyatakan bahwa ada rencana AS dan Inggris, yang bekerjasama dengan Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO) untuk menduduki Yaman dalam konferensi London dengan mengirimkan pasukan ke Yaman dan ditempatkan di bawah perwalian Internasional, seperti yang dilaporkan situs Al Jazeera.

    Pada bulan Februari 2004 lalu, Amerika Serikat telah mencantumkan nama Syaikh Al-Zindani masuk sebagai salah satu yang orang yang paling dicari atas tuduhan melakukan tindakan mendanai "terorisme" dan pendanaan terhadap kelompok-kelompok radikal.

    Perdana Menteri Inggris Gordon Brown sendiri pada awal Januari ini melakukan pertemuan/konferensi internasional untuk mendukung "upaya pengembangan Yaman, dengan memperkuat kemampuan Yaman dalam memerangi terorisme", setelah adanya usaha yang gagal untuk meledakkan sebuah pesawat AS yang terbang dari Amsterdam ke Detroit pada tanggal 25 Desember tahun lalu.

    Sumber-sumber Yaman mengatakan konferensi tersebut akan membahas beberapa file penting terutama file terkait tentang "terorisme" dan membahas persoalan tentang bertambahnya kegiatan Al-Qaidah di Yaman.

    Sementara itu, Dr Yasin Saeed Noman, Sekretaris Jenderal Partai Sosialis Yaman, menyatakan bahwa konferensi internasional di London akan menjadi sarana dukungan internasional untuk melakukan intervensi militer ke negeri ini dengan dalih memerangi al Qaidah.

    Dr Yasin Saeed Numan sendiri terkejut dengan keputusan konferensi London yang tanpa berkonsultasi sebelumnya terlebih dahulu dengan pemerintah Yaman. (fq/imo)


    Sign _______________________
    avatar
    Tieka
    Kafilah
    Kafilah

    Posting : 15
    Poin : 41

    Re: Syaikh Zindani Peringatkan Adanya Skema "Penjajahan" terhadap Yaman

    Post by Tieka on Fri 15 Jan 2010, 14:01

    Sejak lebih dari lima tahun, dan hingga saat ini perang yang berlangsung di utara Yaman, masih diselimuti oleh insiden-insiden berdarah yang telah menghilangkan ratusan nyawa, mengusir ribuan manusia, dan menghancurkan tidak sedikit harta benda. Sementara pihak-pihak yang berperang tidak ada upaya untuk menghentikan perang. Sungguh, situasi ini mengingatkan kita terhadap apa yang terjadi di Sudan selama puluhan tahun, di mana pihak-pihak yang berkonflik tidak pernah sampai pada sebuah solusi untuk mengakhiri masalah ini, hingga dibuat berbagai kesepakatan yang disusun oleh badan-badan intelijen Barat!!

    Sesungguhnya, masalah perang Sa’ada hanyalah salah satu dari agenda konflik Inggris-Amerika di Yaman. Konflik ini sudah lama terjadi di antara musuh-musuh umat, yaitu Inggris dan Amerika, yaitu sejak kudeta terhadap sistem imamiyah, atau yang disebut dengan revolusi Yaman pada tahun 1962, intervensi Barat di Yaman, dan konflik yang begitu intens antara intelijen Inggris dan intelijen AS, sehingga terjadilah perang di antara dua wilayah Yaman, kudeta militer, dan pembunuhan terhadap para pemimpin yang dilakukan oleh badan-badan intelijen Barat, dan para antek di wilayah setempat, sampai selesainya penyatuan Yaman pada tahun 1990, dan konflik antara kedua belah pihak juga masih berlangsung sampai perang tahun 1994.

    Setelah perang, semua menjadi jelas, Inggris merealisasikan rencana lamanya, yaitu menyatukan di antara dua wilayah Yaman. Dalam hal ini, Inggris telah mampu menjalankan rencana-rencananya, dan membelenggu para antek Amerika di Yaman dengan bantuan para anteknya di wilayah setempat, seperti Yordania dan Irak pada waktu itu.

    Adapun sikap Saudi Arabia yang terus-menerus berupaya untuk mencegah bersatunya di antara dua wilayah Yaman, mengingat Yaman terletak di sisi Arab Saudi, sehingga Arab Saudi tidak ingin ada negara yang lebih kuat dari dirinya di Jazirah Arab, dan Arab Saudi tetap menginginkan Yaman ada dalam belas kasihnya. Ketika ia melihat ancaman Iran, dan menyadari bahwa ia adalah korban dari rencana pembagian ala Amerika, serta ia juga melihat Yaman sebagai korbannya, dan dengan perintah Inggris, maka ia mendukung rezim reformasi pada awalnya. Namun, ketika ia melihat bahwa tentara Yaman tidak mencapai kemajuan di wilayah itu, maka ia pun memasuki perang secara langsung, dan terlibat dalam perang di perbatasan-yang dirancang oleh kaum kafir penjajah-bersama kelompok Houthi.

    Hanya saja masalahnya tidak berhenti hanya di sini, sungguh Amerika telah melakukan berbagai aktivitas politik, ekonomi dan sosial untuk melawan rezim reformasi sejak berlasungnya penyatuan. Kemudian, Amerika menggerakkan kedutaannya untuk merekrut para antek, dan dalam hal ini Institut Demokrasi Amerika memainkan peran utama dalam mengadakan seminar, dan pertemuan-pertemuan dengan tokoh-tokoh berpengaruh di masyarakat. Amerika mengirim para ahli untuk melatih tentara Yaman, terutama pasukan khusus. Amerika menggerakkan Iran untuk melakukan berbagai aktivitas di Yaman. Amerika membuat tekanan pada rezim reformasi dan organisasi-organisasi internasional, seperti Bank Dunia, dan program-program rehabilitasi yang justru membuat rakyat Yaman semakin tenggelam dalam kemiskinan. Amerika mengungkap sejumlah permasalahan, seperti pengangguran, dan lain-lainnya.

    Dengan demikian, perang Sa’ada sebenarnya adalah masalah konflik antara Inggris dan Amerika, begitu juga dengan insiden-insiden di Selatan. Amerika mendukung para pemimpin gerakan di luar negeri, seperti al-Baidh, al’Athas, dan Ali Nashir. Melalui pernyataan yang disampaikan oleh pejabat tinggi Inggris bahwa mereka “mendukung kesatuan dan stabilitas di Yaman, dan mendukung pemerintah reformasi secara politik, ekonomi, dan bahkan militer jika diperlukan,” dan bahkan para pemimpin Uni Eropa membuat pernyataan seperti itu juga, terkait pernyataan-pernyataan Amerika tentang “harusnya menghentikan perang demi para pengungsi!” Namun, di mana belas kasihan Amerika terhadap para pengungsi di Afghanistan, Irak, Pakistan, Somalia, dan di tempat lainnya.

    Artinya, bahwa Inggris dan kepentingannya berupaya untuk mempertahankan kesatuan, dan mencegah infiltrasi Amerika ke Yaman melalui Iran dan Syiah Yaman, dan melalui Ali Salim al-Baidh. Sementara Amerika berusaha menjatuhkan rezim reformasi, dan memecah-belah Yaman seperti apa yang sedang terjadi di Sudan. Namun, apakah penduduk Yaman menyadari apa yang sedang direncanakan terhadap mereka, dan apa yang sedang disusun oleh para musuh mereka, sehingga mereka memiliki sikap yang sama untuk menghentikan semua rencana jahat penjajah Barat, dan jika tidak, maka nasib mereka akan sama dengan nasib Somalia, Afghanistan, dan Sudan.

    Kepala Biro Informasi Hizbut Tahrir Wilayah Yaman

    20 Dzul Hijjah 1430 H./14 Desember 2009 M.
    avatar
    ubay
    Kafilah
    Kafilah

    Posting : 3
    Poin : 5

    Re: Syaikh Zindani Peringatkan Adanya Skema "Penjajahan" terhadap Yaman

    Post by ubay on Fri 15 Jan 2010, 14:02

    Selama khilafah belum tegak ummat islam selalu jadi bulan2an amerika dan antek2nya

    Sponsored content

    Re: Syaikh Zindani Peringatkan Adanya Skema "Penjajahan" terhadap Yaman

    Post by Sponsored content


      Waktu sekarang Sun 24 Sep 2017, 04:50