Dewan Gereja Timur Tengah Tolak Upaya Misi Kristenisasi AS di Irak

    Share

    agase2
    Pion Menengah Artrab
    Pion Menengah Artrab

    Posting : 63
    Poin : 183

    Dewan Gereja Timur Tengah Tolak Upaya Misi Kristenisasi AS di Irak

    Post by agase2 on Mon 07 Dec 2009, 11:04

    Sekjen Dewan Gereja-Gereja Timur Tengah (MECC - Middle East Council of Churches) Riad Jarjour secara tegas menolak upaya-upaya pemerintah penjajah AS di Irak menarik masuk sejumlah institusi misionaris berkedok organisasi bantuan kemanusiaan ke Irak. Sebagai catatan, sejak AS berhasil menghancurkan Irak dan kini berkuasa di negeri itu, sejumlah organisasi �bantuan kemanusiaan� mengalir ke sana. Mereka mengaku akan memperbaiki kehidupan rakyat Irak yang kini porak-poranda.

    �Sikap MECC terkait dengan isu ini sangat jelas. Kami dengan tegas menolak upaya yang hanya akan berakibat serius pada hubungan Muslim dan Kristen di Timur. Selain itu juga karena upaya itu akan mengikis dasar keyakinan Kristiani di Timur,� tegas Jarjour pada IslamOnline.net.


    eramuslim - �MECC mengirim pesan pada rakyat Irak untuk mengklarifikasi peran MECC dan organisasi-organisasi yang berafiliasi kepadanya. Bahwa Dewan Gereja-Gereja Timur Tengah mengingatkan mereka tentang akibat serius yang ditimbulkan dari upaya-upaya misionaris yang dilakukan oleh sejumlah institusi misionaris AS berkedok badan-badan bantuan kemanusiaan,� papar pendeta tersebut.

    Sementara itu, seorang penerjemah lepas mengatakan pada IslamOnline, bahwa ia pernah didekati oleh �sejumlah organisasi AS� untuk mau bergabung dalam suatu tim penerjemah. Tim itu nantinya bertugas menerjemahkan pesan-pesan berbahasa Inggris ke dalam bahasa Arab. �Sungguh inti yang saya lihat dari proyek ini adalah misi penginjilan murni dengan target tiga negara, Saudi Arabia, Kuwait, dan Irak,� aku si translator.

    Selanjutnya Jarjour menyerukan agar dibangun kerjasama lebih erat antara Muslim dan Kristen di Timur untuk melawan hiruk-pikuk kampanye yang dilakukan kelompok sayap kanan ekstrim Kristen di Barat. Kampanye itu, menurutnya, ingin menggerus nilai-nilai Islam dan Arab.

    �Semua imigran di Eropa, Kanada, dan AS akan berhimpun untuk menyelamatkan dunia Arab,� kata Jarjour pada IOL dalam suatu seminar tentang �Fundamentalisme�. Acara itu disponsori oleh organisasi kerjasama Muslim-Kristen yang dibentuk pada tahun 1996 oleh think-tank Muslim-Kristen bernama �Koeksistensi�.

    �Muslim dan Kristen di Timur seharusnya bertindak di bawah satu payung untuk menerjemahkan harapan-harapan dan tujuan-tujuan nasional mereka ke dalam suatu langkah-langkah konkrit,� tegasnya.

    Namun, tambah Jarjour, harus ada inisiatif kelompok Islam yang bisa memberikan argumentasi, bahwa sejak dulu Islam telah mensponsori adanya koeksistensi antara Muslim dan Kristen di dunia. Karena selama ini, seolah yang mensponsori koeksistensi itu adalah pihak-pihak Kristen.

    �Gelombang aksi-aksi pawai yang menyapu Barat dan AS untuk memprotes perang Irak pada hakikatnya memberi pesan jelas, bahwa ada masyarakat di Eropa dan AS yang perlu bantuan kita. Dan perlu adanya informasi lebih dalam tentang sikap kita,� ujar Jarjour. (stn/iol)

      Waktu sekarang Tue 21 Feb 2017, 22:22