Uskup Agung Anglikan: Homoseksual Tidak Bertentangan Dengan Kitab Suci

    Share
    avatar
    agase2
    Pion Menengah Artrab
    Pion Menengah Artrab

    Posting : 63
    Poin : 183

    Uskup Agung Anglikan: Homoseksual Tidak Bertentangan Dengan Kitab Suci

    Post by agase2 on Mon 07 Dec 2009, 11:04

    Uskup Agung Gereja Anglikan, Rowan Williams, kembali berbicara terbuka mengenai kontroversi pengangkatan, seorang pendeta homoseksual, sebagai uskup kota Reading, Inggris Selatan. Menanggapi pro kontra homoseksual itu, Williams mengatakan, dirinya bersifat netral. Dia tidak mendukung atau pun menghalangi pengangkatan pendeta homoseksual, Jeffrey John.

    Pemimpin baru gereja Anglikan di Inggris, Rowan Williamson, memang sudah lama menyebutkan sikapnya yang tidak mencela hubungan homoseksual. Menurut Williamson, hubungan monogami antara dua orang homoseks tidak bertentangan dengan ajaran kitab suci.

    Williamson terkenal sebagai tokoh kontroversial karena toleransinya terhadap isu pastor homoseks dan uskup perempuan. Gereja Anglikan memiliki 70 juta umat yang tersebar diseluruh dunia.

    eramuslim - Berbagai kasus terkait homoseksual memang telah mengemuka. Beberapa waktu lalu, terjadi kasus seorang pelayan rohani telah dilarang menjadi pendeta setelah mengungkapkan kepada pejabat United Methodist Church (UMC) bahwa ia seorang gay. Mark Edwards Williams, yang mengaku sebagai gay, selama kebaktian Minggu pada konferensi tahunan di Pacific Northwest United Methodists di Tacoma, Washington, dinyatakan tidak akan lagi diangkat menjadi pendeta di UMC Woodland park karena peraturan denominasi melarang seorang homoseksual melayani di altar.

    The Seattle Times melaporkan bahwa Williams telah mengungkapkan dalam konferensi itu dua hari sebelumnya bahwa dirinya adalah seorang homoseksual. The Seattle Time sjuga mengungkapkan ada seorang pendeta perempuan lain bernama Karen Dammann, pendahulu William di Woodland Park, telah mengaku sebelumnya dalam tahun ini juga bahwa ia seorang lesbian. Dan dalam membuat keputusan, para pejabat UMC mengutip "Buku Kedisiplinan" yang menyebutkan bahwa "homoseksual yang mengaku" tidak dapat ditunjuk untuk melayani dalam gereja.

    Sementara di tempat lain, Alexander Greene, pendeta salah satu kongregasi Episkopal terbesar di Colorado, telah meninggalkan denominasi dan bergabung dengan kelompok injili Episcopal internasional karena penerimaan kelompok ini atas kaum gay. (na/bbc)

      Waktu sekarang Mon 18 Dec 2017, 00:41